Archive for April, 2007

Untitled

Monday, April 16th, 2007

I saw you this morning,

in unexpected place, unexpected way, unexpected moment.

I don’t know why,

but seeing you only a second makes me happy and brighten up my day

makes me sure to go on with my life

And it make me realize that you have a dazzling effect for me

and also make me realize that i love you more each day

I always love you….

Whistleblower

Sunday, April 15th, 2007

Kalo menurut Wikipedia, whistleblower adalah an employee, former employee, or member of an organization, especially a business or government agency, who reports misconduct to people or entities that have the power and presumed willingness to take corrective action. Generally the misconduct is a violation of law, rule, regulation and/or a direct threat to public interestfraud, health, safety violations, and corruption are just a few examples.

Begitu melihat kasus IPDN yang lagi heboh di mana-mana dan mendengar Inu Kencana Syafii disebut, aku jadi teringat dengan istilah whistleblower. Istilah ini pertama kali kudengar pada saat menonton film the Insider yang dibintangi oleh Russel Crowe (one of my favorite actors). Insider Film ini menceritakan tentang Jeffrey Wigand, salah satu eksekutif tertinggi (vice president for research and development) di Brown & Williamson yang membuka Big Tobacco Scandal tentang upaya industri rokok untuk meminimalkan isu kesehatan pada konsumsi tembakau. Jeffrey Wigand membuktikan bahwa eksekutif perusahaan rokok tahu bahwa merokok dapat menyebabkan kecanduan dan mereka juga menambahkan bahan carcinogenic (dapat menyebabkan kanker) ke rokok.Wigand

Inu Kencana adalah satu-satunya dosen IPDN yang berani membuka suara tentang kematian salah satu Praja IPDN akibat dianiaya oleh seniornya sendiri. Inu1 Kalo tidak ada Inu Kencana, mungkin kasus kematian Cliff Muntu tidak akan tersebar ke mana-mana. Dosen-dosen yang lain mungkin takut kehilangan pekerjaan, dimusuhi sejawat dan atasan atau takut membahayakan jiwa diri dan keluarga mereka atau jangan-jangan mereka beranggapan bahwa kasus kematian Cliff Muntu adalah kasus biasa yang sering terjadi di IPDN.

Mudah saja bagi orang untuk menuding kalo Inu Kencana melakukan semua itu untuk mencari popularitas. Setelah kasus Cliff Muntu meledak, kita bisa dengan mudah mencari wajah Inu Syafii Kencana di stasiun TV ataupun koran. Karena Inu laris ditanggap mencari narasumber di berbagai acara yang membahas tentang IPDN. Tapi kalo dilihat lagi ke belakang, terlihat bahwa disertasi Inu Kencana pun sudah membahas tentang kekerasan yang terjadi di IPDN dan lagi-lagi disertasi ini menjadi sumber bagi media. Yang juga menyedihkan adalah ketika Inu didemo oleh  praja wanita IPDN. yang mereka protes adalah Inu yang dianggap memberitakan hal yang tidak benar. bukannya protes tentang tidak adanya keamanan bagi kalangan minoritas (dalam hal ini adik tingkat) di kampus mereka.

Jeffrey Wigand sempat kesulitan untuk mencari pekerjaan dan juga dituntut ke pengadilan oleh bekas perusahaannya, sedangkan Inu Kencana walaupun tidak dituntut sampai pengadilan sempat diskorsing dan diperlambat kenaikan pangkatnya. Mungkin mereka sempat takut, tapi keinginan to tell the truth, the whole truth, nothing but the truth mengalahkan rasa takut tersebut dan mereka tetap menyuarakan kebenaran.

Hmmmm…… susah cari kerja, dituntut ke pengadilan, diskorsing atau diperlambat naik pangkat. Kalo aku terus terang aja gak sanggup…. (itulah sebabnya aku sangat kagum dengan para whistlebower ini). What about you?????

My beloved Pupu

Wednesday, April 4th, 2007

Pupu adalah nama kucing kesayangan adik-adikku. untuk ukuran kucing sih lumayan seksi……… Kalo kata sepupuku yang suka jail, cewek impor yang bahenol. Yoi coy… pupu adalah kucing persia yang diberikan oleh teman ibuku kepada adik bungsuku.

Dulu pas pertama kali datang ke rumah, pupu baru sekitar tiga bulan. Jalannya masih tertatih-tatih dan masih takut-takut. Baru dua hari datang, pupu sudah ngilang. seisi rumah sempat mengira pupu minggat atau diembat sama maling yang iseng. Setelah dua hari mencari baru ketahuan kalo pupu ada di belakang lemari di kamar adikku.

selain itu, pupu tuh juga picky. dikasih ikan asin pupu emoh. dilirikpun tidak. diberi makan sarden, hanya mau kalau bener-bener lapar. kalo tidak lapar, sarden pun tidak ditoleh. Pupu hanya mau makanan kucing kalengan atau biskuit khusus kucing. Seisi rumah cuma bisa geleng-geleng kepala. busyet dah, nih kucing seleranya bener-bener mahal. Boro-boro mau nangkep tikus. Tapi ada untungnya juga sih, sebagai kucing pupu cukup beradab. Pupu tidak sudi jadi garong yang suka ngerampok isi meja makan.

Bapak dan ibuku amat sangat cinta dengan si pupu ini. Maklumlah, anak-anaknya sudah besar-besar dan ogah disayang-sayang dan cucu kesayangan mereka jauh dari rumah. makanya pupu lah yang jadi tempat mereka mencurahkan kasih sayang. Bapakku, misalnya dengan rela akan menyempatkan waktu berbelanja ke supermarket hanya sekedar untuk membeli makanan kucing. dan ibuku kadang-kadang tidak lupa untuk bilang, titip ya beli makanan untuk pupu.

yang lebih dahsyat lagi, begitu baca iklan kalo ada pet shop yang baru buka. bapakku langsung melontarkan ide ‘ gimana kalo pupu kita bawa ke salon?’ omigod…. bapakku yang kalo potong rambut saja lebih memilih dicukur sama ibuku malah rela keluar duit demi pupu.

empat hari yang lalu pupu kembali minggat. seperti biasa bapakku ribut mencari pupu. kembali seisi rumah khawatir jangan-jangan diembat sama maling. ternyata itu kekhawatiran yang berlebihan. dua hari kemudian pupu terlihat sedang nongkrong di atap rumah tetangga tapi pas dipanggil tidak mau turun.

‘mungkin lagi ngambek. waktu itu kan dia mau masuk gak dibukain pintu…’ itu asumsi yang kusampaikan ke bapakku. ‘Kalo ngambek kan dia yang rugi sendiri…..’ jawaban bapakku membuatku kaget. emangnya pupu manusia yang bisa berpikir???????

tapi kalo dipikir-pikir. kalo dia laper kan dia bakal turun sendiri. wong makannya aja milih-milih. mana mau dia makan sama ikan asin.

ternyata semalam memang pupu pulang sendiri. agak kurusan, kutuan dan bulunya banyak yang rontok. setelah makan dengan lahapnya dan disisiri pupu leyeh-leyeh di dekat adikku. ‘mungkin bagusnya pupu dikurung biar gak keluyuran lagi’ adikku ngasih saran. ‘tapi kalo pupu boker kan repot kita. wong selama ini pupu suka boker dan pipis sembarangan’

tadi pagi pas aku bangun, ibu langsung cerita dengan gembiranya ‘pupu sudah pulang…..’

‘baguslah, tapi sekarang pupunya kemana?’

‘tadi pas ibu buka pintu pupu langsung keluar’

begitu kuperiksa halaman depan dan belakang, pupu sudah tidak terlihat lagi. dasar si pupu, dia langsung ngibrit setelah kenyang. but anyway, sutralah… besok-besok pupu pasti pulang lagi….