In the hospital
Tuesday, October 18th, 2005Eh….
agak malu seh sebenernya. Dalam waktu setahun ini, sudah tiga kali aku keluar masuk rumah sakit. Cuma gara-gara soal sepele. Perutku yang tidak bisa diajak kompromi. Kemaren, aku diantar lagi ke ugd gara-gara mencret dan muntah-muntah.
Yeah, inilah buah dari keserakahanku. gara-gara buka puasa minum jus jambu klutuk tiga gelas. besoknya perutku berontak dan aku mencret-mencret. setelah itu baru disusul muntah… yuck, agak jorok ya tapi mau gimana lagi????
Aku sebenernya tidak mau dipaksa tinggal di rumah sakit lagi. tapi dokter ganteng di UGD itu bilang. You have to stay….. Okelah.. padahal banyak pekerjaan dan laporan yang harus kuselesaikan di kantor. tapi.. doctor said you have to stay…..
Ok, pilih dokter. mauku sih dokter Benny, sayangnya dokternya lagi jalan-jalan ke Lourdes (di mana pula itu????). so I have to find another doctor. Whatever. siapapunlah. yang penting bisa menghilangkan sakit di perutku ini. Jadi, aku harus puas dengan dokter Hardi… Yang penting sih bisa sembuh….
To be honest, inilah sakitku yang paling parah. biasanya kalo hari kedua, aku tinggal "liburan" di rumah sakit. aku tidak merasakan sakit apa-apa lagi. tapi sekarang, sampai hari keempatpun aku masih kesakitan. mungkin memang kondisi perutku sudah bener-bener kacau.
Rekomendasi dokter, aku tidak boleh lagi minum susu dan makan biskuit!!!!
padahal itulah makanan yang paling kusukai dan bisa mengganjal perutku di saat kelaparan. Beside that, bokapku juga pelit masyak aku minta beliin McD tidak dibeliin.
Nantilah… kalo sudah masuk kantor aku kan bisa beli sendiri hehehe….